Langsung ke konten utama

Postingan

MAIYAH LOVE SEMUANYA

Mbuh wis pirang taon aku gak nekani Bang2wetan, majlis maiyah surabaya, sing tiap puncak acaranya adalah pembacaan sholawat ke kanjeng nabi muhammad diselingi obrolan2 caknun tentang segala hal. Mulai dari budaya, tradisi, agama, pemikiran tokoh, dan tentu saja rasan2 politik yg sedang aktual. Ketika sekeliling kita di penuhi dengan narasi yg seragam, kadang awakdewe perlu golek panggon sing bedo sing menawarkan hal2 baru. Pemikiran ato ceplosan2 narasi dari persepktif lain. Sebuah sudut pandang alternatif yg kadang bisa membuka cakrawala kita yg tertutup dgn hal2 monoton. Di bang2wetan kadang kita bisa mendapatkan hal2 semacam itu. Sebuah kacamata yg lain utk melihat hal yang sama yg kemudian memicu penalaran kita utk mempertanyakan kebenaran dari narasi2 umum yg telah menyebar dan dianggap sebuah kebenaran yg "wajib" kita terima dan sepakati Aku gak nekani bang2wetan karena aku sadar tiap2 apa atau siapa saja yg kita kagumi selama itu bukan KANJENG NABI MUHA...

SALAM UNTUK PANDERMANIA

Entah ini kemalangan atau keberuntungan. Sejak kecil aku tak bisa bermain bola. Sebab itu mungkin aku tak punya kegemaran menonton bola dan menaruh fanatisme ke salahsatu club bola, baik itu yg lokal maupun internasional. Memang, hidup di surabaya tak bisa dilepaskan dari nama besar persebaya. Menggemari bola ataupun tidak, jika anda berasal dari surabaya kemanapun anda pergi di indonesia ini orang2 akan mencap anda sebagai BONEK. Meskipun tak semua orang surabaya mau atau setuju dengan labelisasi tersebut, tapi memang setiap orang ketika masuk ke wilayah tertentu membutuhkan sebuah identitas yg dikenal oleh banyak orang. Mungkin agar kita lebih bisa menautkan dirikita kepada sesuatu yg imajiner yg seakan2 melebihi dirikita sendiri sebagai sebuah pribadi. Sejak SMA, karena tak punya hobi yg pasti, aku mulai ikut2an naik gunung. dari sinilah aku mulai sering ke malang. Karena deretan gunung yg terdekat dari surabaya berada di kawasan malang. Tiap liburan sekolah aku mampir ke kawan...

BOOKHIVE kulonuwon di SURABAYA

Kemudian kita taruh rak2 buku itu dipojokan2 ruang publik agar masyarakat bebas membaca dan mengakses pengetahuan sembari mereka mengantre atau nyantai menunggu sesuatu. Begitulah ... Seseorang atau sebuah komunitas punya ide yang nampaknya utopis tapi persetanlah ... Ide harus di wujudkan. Meskipun nanti akhirnya rak2 itu hanya menjadi semacam pemanis atau semacam formalitas sebuah instansi agar dipandang berbudaya. Ya ... Konsep menempatkan rak2 buku lengkap dengan buku2 bacaan ringan di ruang publik memang  bukan hal baru. Lalu apa yg membedakan #bookhive dgn semisal perpus gratis yg digagas pak sutopo tukang becak di jogja, pak sugeng hariyono tukang tambalban di lampung, dan fauzi tukang jamu dari sidoarjo, atau lapak2 baca gratis semacam ALS ( ALIANSI LITERASI SURABAYA) yg melapak dibeberapa spot taman kota surabaya dengan deg2an karena seringkali berhadap2an dengan aparat keamanan karena dianggap mengganggu estetika taman kota. Apa bedanya? Apa beda es...

fragmen : Ranjang

kaukah itu mimpi ?!! mimpi semalam yg tergesa gesa pulang, saputangan tangan mu tertinggal di ranjang, hendak ku kembalikan, tapi sayang, kau telah lelap di lain ranjang. pagi pagi sekali aku bangun, mengucek matahari yg berembun menggeliat bak ulat daun mengaduk sisa sisa mimpi yang menetes di cangkir kopi. duhai kopi .... duhai segala kecantikan dan ranum ciuman yang tenggelam di dalam nya, ajaklah aku serta. lebur dalam pekat mu pekat kecup dan kenangan yang mematikan ku. dan gugurlah aku ... luruh larut lumat lembut, dalam kematian kenangan yang kesekian meskipun kau tak merasa, tanpa rasa bersalah, bertanya... aku kah yang membunuh nya ?! sungguh, engkau kenangan yang ranum. yang mengulum ku sejenak sambil tersenyum. memapahku berjalan melewati kelokan tak berujung mengantarku sampai disini, di hamparan kafan tertanam bumi. riwayat ku tuntas sudah, biar waktu jadi tinta menulis hikayat ku dengan judul entah apa, menatah nya di nisan, m...

RITUAL 5 TAHUNAN

ritual 5 tahunan masyarakat negara +62 selain pemilu adalah memperpanjang nafas surat ijin mengemudi alias SIM. kenapa sim harus diperpanjang? apa iya sim yang kadaluarsa membuat seseorang yang punya keahlian menyetir menjadi otomatis tak lagi bisa menyetir jikalau sim nya mati?! itu cuman 1 dari sekian pertanyaan yang bakal anda temui sebagai pembaca tulisan ini. itupun kalau ada yg mau membaca. sim ku bakal expired tgl 21 maret. jauh2 hari sudah aku persiapkan utk menghadapi keribetan birokrasi ini. sebab luput 1 hari saja dari tanggal expired, sim anda cuman jadi kartu atm yg tak lagi ada saldo nya. tak berguna. dan andai hal itu terjadi. keribetan anda akan makin panjang dan menguras dompet lebih dalam dan lebih dalam lagi. sebab seperti urusan memperpanjang sim, urusan membuat sim baru lebih horror lagi persoalannya. kembali ke soal panjang memperpanjang sim ke mak erot ... ehh sim corner. agar urusan ku nanti lancar, sudah aku persiapkan semua persyaratannya. surat kese...

Rencana Berciuman ( sebuah sajak KIKI SULISTYO )

Rencana Berciuman   ke tempat gelap,  ke tempat lembab kita bakal berlatih  memainkan sulap bibirmu yang fasih melafal puisi   bibbirku yang letih meliurkan sunyi   bagaimana bila kita tukar keduanya   agar kau mengerti rasanya sendiri   dan aku memahami lekuk-liku puisi  tapi tunggu, ada sekerumun pemabuk di situ   ada anjing yang terkejut oleh bau tubuhmu   kita bicara sebentar tentang halaman sebuah koran   atau pengarang yang mencuri cerita orang   kalau pemabuk telah pindah   dan anjing berlari tak tentu arah   lafalkan puisi itu sementara sunyi  berkerumun di bibirku  ingat, pada saat yang tepat   keduanya bakal bertukar tempat   puisimu berayun di sunyi bibirku   sunyiku berdentum di bibir puisimu   2013 sajak2 kiki yang lain ada di puisikompas.wordpress.com/2013/01/29/puisi-kik...

Ku tunggu BEKAS mu.

Karena aku cuma bisa membeli buku bekas, seringkali aku terlambat mengetahui kalo ternyata sebuah buku yang lagi booming itu kadang memang bagus. Tak selalu murahan ceritanya, seperti perkiraan ku. Dimulai dari saman, yang konon, adalah tonggak novel kontemporer indonesia, yang bahkan ketika kemunculan nya di kupas beberapa halaman di koran kompas. Meskipun itu tak bisa di lepaskan dari kedekatan ayu utami dengan sebuah komunitas yang, konon, berafiliasi dgn penerbit kompas sendiri. Dan juga terlepas dari kontroversi2 yang mengikuti kehadiran saman di dunia sastra indonesia. Saman klo tak salah terbit pertamakali tahun 1994. dlm pembukaan nya, ayu utami menyebut novel ini adalah sebuah fragmen dari sebuah novel lain. itu 4 tahun sebelum reformasi. Kemudian reformasi datang dan mungkin -ini cuma analisa bodoh ku- novel yang lain itu tak tergarap karena peta politik berubah. Kebebasan berbicara datang. Semua bebas berekspresi. lalu ayu membuat novel lain yg berlatar belakang reformasi...